Hasil adalah perihal-Nya,
manusia hanyalah berkutat pada usaha dan doa.
Apapun hasil yang telah didapatkan janganlah larut kita sesali.
Karena dalam kegagalan terbesar sekalipun di sana terdapat suatu pesan
dari Allah SWT Tuhan semesta alam untuk manusia,
sebagai tuntunan kita untuk menjalani hidup pengantar akhirat.
Mar 15
Hidup Pengantar Akhir
Is it possible,in the final analysis, for one human being to achieve perfect understanding of another?
We can invest enormous time and energy in serious efforts to know another person, but in the end, how close can we come to that person’s essence? We convince ourselves that we know the other person well, but do we really know anything important about anyone?
-Haruki Murakami @ The Wind-up Bird Chronicle
Jan 2
PERFECT UNDERSTANDING?
Human brain has the capabilitiy to remember all the things that we see, feel, and hear. Sometimes, unconsciously, the memory of something unimportant suddenly pops up. Usually we are remembering things/people what we like the most or really hate, but nothing in between. The things or people that we don’t know if they are exist but suddenly you just have the feeling that the things unimportantly you see, feel, and hear are the things you know well.
The unexpected feelings to know something unimportant to us, I’d like to call it “The Insignificant Intrusion of Human Consciousness” or the IIHC.
Normal human being have some kind of trigger to initiate the IIHC, some activity or process no matter when your conscious or not, turning the IIHC activation switch on. Every man have variant of IIHC trigger depends on their character.
I am quiet often to suffer the IIHC, and my own trigger is the picture that I took with my camera. Sometimes I took a picture of singing beggar, parker at the back of my campus, driver of public transportation, and many unimportant people in my flows of life. Before I took a picture of them, each one of the “unimportants” only become an anonymous being which their existence are replaceable. For example, in my mind the Gandok’s Market always change their butcher everyday because for me their existence were negligible. Just faceless creature doing something irrelevant to my life. However those false interpretation change when I took a picture them, every single moment turned into theatrical event and every single person has their meaningful existence. Strange, but it’s the truth, and that’s the absolute beauty of photography. “The faceless butcher” automatically turned into “35-40 years old butcher guy that always wear a blue apron, frowned, shows deep expression of boredom” and His existence become irreplaceable.
It’s not a camera that turned faceless butcher into an important butcher, but a photographical visions of someone. Cameras are just a tools for human being to recall their photographical paradigm.
To switch the point of view, and the right angle to turn something ordinary into something extraordinary.
Jan 1
The Unimportant People
Kegiatan akademis kita sebagai mahasiswa belumlah berakhir, sebagian dari kita akan segera menyusun Tugas Akhir Mahasiswa bagi yang ingin cepat-cepat hengkang dan sebagian lagi masih ingin menikmati keberadaannya menjadi mahasiswa. Tidak ada yang paling benar dan paling salah dalam pilihan tersebut, tidak ada yang memastikan tingkatan kesuksesan atau amal ibadah dari pilihan tersebut (hehe). Perihal yang paling penting adalah, Kita sebagai mahasiswa Geologi dan GEA 2007 telah melewati hampir 3 tahun selalu bersama dalam pembelajaran akademis serta non-akademis. Seringnya tawa canda mungkin sedikit konflik yang mencoba menggoyahkan bahtera persaudaraan kita merupakan gradasi hitam-putih yang mewarnai perjalanan yang kita tempuh ini Kawan!
Terimakasih sebesar-besarnya kepada GEA yang sudah mempertemukan kami sebagai sebuah himpunan mahasiswa geologi yang “Satu Pasukan”. Pada saat itulah Kami dipertemukan, diperkenalkan kepada nilai-nilai ideal serta Kebersamaan yang menjadi inti fondasi dari perjalanan kita menjadi GEA kedepannya. Jika nilai Kebersamaan itu benar kita pegang teguh maka muncullah sebuah nilai baru seiring dengan adanya kesadaran dalam bersama, yaitu “Integritas”. Nilai-nilai itulah yang membedakan KITA dari mahasiswa universitas lain maupun himpunan mahasiswa lainnya. Kita berbeda, karena kita GEA!
Perjalanan kebersamaan kita :
Dimulai sebuah rangkaian inisiasi yang benar-benar menguras stamina dan kemampuan kita untuk berfikir sehingga kita sebagai manusia kembali pada insting primitif kita yaitu ingin adanya rasa aman (bukan cari aman) maka muncul rasa aman ketika bersama.
Pendidikan dasar yang merupakan puncak acara inisiasi yang menitikberatkan nilai kebersamaan tersebut. Pada momen ini Kita diperkenalkan oleh GEA kepada “Lapangan”, dimana kondisi yang diciptakan sangat ekstrim (signifikan dari acara inisiasi sebelumnya) sehingga menjadi sebuah momen yang sangat keras (terkesannya) tapi dibungkus oleh kesan yang melankolis dan terasa sangat dalam serta sedikit teatrikal(jujur, gw sendiri selalu berlinang air mata saat diksar 2008 & 2009 tapi ga nangis cuman berlinang doang hehe). Gw sangat yakin, semua GEA akan mengenang dengan manis momen pada saat Kita Diksar.
Perjalanan kita di himpunan saat berkarya, dimana ujian belum berakhir. Ingat dimana kita sempat dibingungkan dengan adanya sanksi sera timbulnya 2 pihak yang menerima dan tidak menerima sanksi tersebut. Ujian yang sangat berarti yang seolah-olah menembak kita “mana kebersamaan & integritas kalian?” bukan dari siapapun pertanyaan itu muncul, tapi hanya inisiasi dalam hati. Tapi hal itu sudah Kita selesaikan!sudah kita lewati bersama! Melakukan sebuah solusi mandiri yang sangat efektif, pertanyaan ITU sudah kita jawab.
Saat memimpin, sebelum naiknya para cakahim dari 2007 kita harus melewati rapat anggota dikarenakan sanksi yang diderita semua mahasiswa geologi angkatan 2007. Evaluasi yang mencakup angkatan sebelum angkatan ini maju memimpin. Sebuah evaluasi yang tak terduga, itu juga sudah kita lewati dan Kita ikhlas karena atas nama pembelajaran tanpa henti dan untuk GEA yang lebih baik.
Sampai sekarang ini kita masih dalam tahap memimpin, tetap teruskan semangat kita GEA!! Tunjukan kita memang mempunyai nilai Kebersamaan dan Integritas!
Sebuah petualangan yang tidak akan tergantikan oleh apapun.
Dec 30
BUKAN PERPISAHAN HANYA BENTUK RASA TERIMAKASIH
Mar 3
shot with nikon fmn2 at open aperture f1,4 with (incredibly) 20 years old procolor negative film